Cara Mengatasi Balita Demam Naik Turun di Rumah Sebelum Orang Tua Panik
Ayu
Editor & Kontributor
Ketika anak demam naik turun, suasana rumah biasanya langsung berubah tegang. Baru merasa suhu tubuhnya mulai turun, beberapa jam kemudian panasnya muncul lagi.
Apalagi kalau kejadian seperti itu berlangsung sampai beberapa hari. Banyak orang tua akhirnya sulit tidur karena terus memantau kondisi anak sepanjang malam.
Padahal dalam beberapa kondisi, demam naik turun pada balita memang cukup sering terjadi, terutama saat tubuh sedang melawan infeksi tertentu.
Jangan Langsung Panik Melihat Angka Termometer
Banyak orang tua terlalu fokus pada angka suhu tubuh.
Padahal kondisi anak secara keseluruhan juga sangat penting diperhatikan.
Misalnya apakah anak masih:
- mau minum
- masih responsif
- masih bisa tidur cukup
- tidak sesak napas
Karena ada anak yang tetap cukup aktif walaupun suhu tubuhnya sedang naik.
Pastikan Anak Tidak Kekurangan Cairan
Saat demam, tubuh anak lebih mudah kehilangan cairan.
Karena itu salah satu hal penting yang biasanya perlu diperhatikan adalah memastikan anak tetap minum cukup.
Tidak harus langsung banyak sekaligus.
Beberapa orang tua biasanya mencoba memberi minum sedikit demi sedikit tetapi lebih sering agar anak lebih nyaman.
Gunakan Pakaian yang Nyaman
Masih banyak orang tua yang langsung menyelimuti anak sangat tebal ketika demam.
Padahal pakaian yang terlalu panas kadang membuat anak semakin tidak nyaman.
Biasanya pakaian tipis dan nyaman justru membantu tubuh anak lebih rileks.
Kompres Hangat Lebih Sering Membantu
Beberapa orang tua menggunakan kompres hangat untuk membantu membuat anak lebih nyaman saat demam.
Kompres biasanya dilakukan di area tertentu seperti dahi, leher, atau ketiak.
Tujuannya bukan langsung membuat demam hilang total, tetapi membantu tubuh terasa lebih nyaman.
Biarkan Anak Lebih Banyak Istirahat
Saat tubuh sedang melawan infeksi, balita biasanya membutuhkan istirahat lebih banyak.
Ada anak yang tetap ingin bermain walaupun sedang demam, tetapi tubuh mereka sebenarnya tetap membutuhkan waktu pemulihan.
Karena itu suasana rumah yang lebih tenang kadang cukup membantu anak tidur lebih nyaman.
Jangan Memaksa Anak Makan Terlalu Banyak
Nafsu makan anak memang sering turun ketika demam.
Banyak orang tua khawatir lalu memaksa anak makan besar.
Padahal pada beberapa kondisi, yang lebih penting justru menjaga cairan tubuh dan memberikan makanan ringan yang lebih mudah diterima anak.
Perhatikan Tanda yang Perlu Diwaspadai
Walaupun demam cukup umum terjadi, orang tua biasanya tetap perlu lebih waspada jika anak mengalami:
- kejang
- sesak napas
- sulit minum
- lemas berlebihan
- demam sangat lama
- sulit dibangunkan
Jika muncul tanda seperti itu, biasanya anak perlu diperiksa lebih lanjut.
Orang Tua Juga Perlu Tetap Tenang
Saat anak sakit, orang tua memang mudah ikut panik. Apalagi kalau demam naik turun terjadi beberapa hari.
Namun suasana yang terlalu tegang kadang membuat anak juga lebih rewel dan sulit tenang.
Biasanya yang paling membantu adalah memantau kondisi anak secara perlahan sambil memastikan tubuhnya tetap nyaman dan kebutuhan dasarnya terpenuhi.