Newborn Sering Rewel di Malam Hari? Ini Cara Menenangkannya dengan Lebih Tenang
Ayu
Editor & Kontributor
Malam hari sering menjadi waktu paling melelahkan bagi orang tua yang baru memiliki bayi. Siang tadi bayi terlihat tenang, tidur cukup lama, bahkan sempat membuat orang tua merasa semuanya mulai mudah. Tapi begitu malam datang, suasana berubah total.
Bayi tiba-tiba lebih sering menangis, sulit tidur, ingin digendong terus, bahkan baru diletakkan sebentar sudah terbangun lagi.
Banyak orang tua baru akhirnya bingung dan bertanya-tanya, apakah ini normal?
Faktanya, bayi newborn memang sering lebih rewel di malam hari. Bahkan kondisi ini cukup umum terjadi pada minggu-minggu pertama setelah lahir.
Kenapa Bayi Newborn Lebih Rewel Saat Malam?
Newborn masih beradaptasi dengan dunia luar. Selama di dalam kandungan, bayi terbiasa dengan suasana hangat, suara detak jantung ibu, dan kondisi yang stabil sepanjang waktu.
Setelah lahir, semuanya berubah.
Malam hari sering membuat bayi lebih sensitif karena:
- perut mulai tidak nyaman
- gas atau kembung
- masih bingung membedakan siang dan malam
- ingin merasa dekat dengan orang tua
- kelelahan berlebihan
Karena itu, rewel malam hari sebenarnya tidak selalu berarti bayi sakit.
Coba Periksa Hal Dasar Terlebih Dahulu
Sebelum panik, biasanya orang tua mulai mengecek kebutuhan paling dasar bayi.
Misalnya:
- apakah popok penuh
- apakah bayi lapar
- apakah bajunya terlalu panas
- apakah posisi tidur kurang nyaman
- apakah bayi baru selesai menyusu dan belum sendawa
Kadang penyebab rewelnya ternyata sederhana, tapi karena orang tua sudah lelah, semuanya terasa lebih menegangkan.
Gendong dengan Gerakan Pelan
Banyak newborn merasa lebih tenang ketika digendong karena mengingatkan mereka pada kondisi di dalam kandungan.
Tidak harus selalu berjalan mondar-mandir. Kadang cukup menggendong sambil mengayun perlahan dan berbicara dengan suara lembut.Beberapa bayi juga lebih nyaman ketika mendengar suara monoton seperti:
- kipas angin
- white noise
- suara hujan
- dengungan lembut
Karena suara seperti itu mirip suasana yang mereka dengar selama di kandungan.
Jangan Langsung Menyalakan Lampu Terang
Salah satu hal yang sering tidak sadar dilakukan adalah langsung menyalakan lampu terang ketika bayi bangun malam.
Padahal cahaya terang bisa membuat bayi semakin terjaga dan sulit kembali tidur.
Biasanya suasana yang lebih redup membantu bayi perlahan memahami perbedaan siang dan malam.
Perhatikan Kemungkinan Kembung
Bayi newborn cukup sering merasa tidak nyaman karena gas di perut. Ini bisa membuat mereka tiba-tiba menangis, meluruskan kaki, atau terlihat gelisah setelah menyusu.
Karena itu penting membantu bayi sendawa setelah minum susu.
Beberapa orang tua juga mencoba mengusap lembut perut bayi atau menggerakkan kaki bayi perlahan seperti gerakan mengayuh sepeda untuk membantu mengurangi gas.
Orang Tua Juga Perlu Beradaptasi
Merawat newborn memang sering membuat jam tidur berubah total. Banyak orang tua baru merasa kaget karena malam jadi terasa sangat panjang.
Kadang yang membuat lebih berat bukan hanya bayinya rewel, tapi karena orang tua sendiri sudah sangat lelah.
Karena itu, sebisa mungkin jangan memaksakan semuanya ditangani sendirian. Kalau memungkinkan, bergantian menjaga bayi dengan pasangan atau keluarga bisa sedikit membantu tubuh beristirahat.
Pelan-Pelan Biasanya Akan Membaik
Fase newborn memang penuh adaptasi. Ada malam yang terasa tenang, ada juga malam yang terasa sangat panjang karena bayi terus terbangun.
Tapi biasanya seiring waktu, pola tidur bayi mulai berkembang dan orang tua juga mulai lebih memahami kebutuhan si kecil.
Yang sering membantu justru bukan mencari cara instan, melainkan mencoba tetap tenang dan memahami bahwa fase ini memang bagian dari proses awal menjadi orang tua.